Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Benjamin Netanyahu, Senin (8/11/2021) seperti dikutip Arutz Sheva menuturkan, "Saat menjabat PM Israel, saya katakan pada AS apa yang harus dilakukan untuk mencegah kesepakatan nuklir Iran. Berkat upaya kami, AS keluar dari JCPOA, dan berkat langkah-langkah berani kami, Iran berhenti meraih senjata nuklir, dan berhasil dikontrol."
Kemudian kepada negara-negara anggota JCPOA, Netanyahu mengatakan, "Iran mengetahui kelemahan Anda, dan tengah melangkah maju dengan cepat. Satu bulan lagi, Iran akan kembali berunding dengan negara-negara adidaya dunia untuk kembali mencapai kesepakatan nuklir, dan ini adalah bahaya eksistensial bagi keamanan Israel."
Menurut mantan Perdana Menteri Israel, kesepakatan nuklir JCPOA memberikan ratusan bom kepada Iran untuk dijatuhkan ke Israel.
Kenyataannya meski Badan Energi Atom Internasional, IAEA mengakui komitmen Iran, namun selama menjabat PM Israel, Netanyahu selalu menyerang program nuklir damai Iran, padahal Israel sendiri yang terus menolak masuk NPT dan menjadi satu-satunya pihak di kawasan yang memiliki ratusan hulu ledak nuklir. (HS)
342/